Primus Tanamkan Wawasan Kebangsaan di Desa Cibinong Gunung Sindur

Pojoksatu.id – Empat pilar kebangsaan adalah roh dalam kehidupan bernegara. Oleh karena itu, pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, harus tertanam pada diri setiap warga negara.

Demikian disampaikan Primus Yustisio, anggota DPR RI dari Fraksi PAN, dalam sambutan sosialisasi empat pilar kebangsaan di hadapan warga Kampung Alas Tua Desa Cibinong Kecamatan Gunung Sindur Kabupaten Bogor, Minggu, 6 Desember 2015.

“Penanaman nilai-nilai ideologi bangsa sejak dini pada warga, kelak menumbuhkan semangat nasionalisme yang tinggi dan tidak mudah terkooptasi oleh pengaruh ideologidari luar,” lanjut Primus.

Dipaparkannya, di era globalisasi ini, terjadi liberalisasi di segala lini kehidupan. Kedepan, tak ada lagi batas-batas teritorial antar negara dalam sistem pasar bebas. Di era pasar bebas yang terjadi bukan saja transfer ekonomi, tapi transfer ideologipun pasti terjadi.

“Masalahnya kita siap atau tidak dengan masuknya ideolgi-ideologi luar itu yang tak sesuai dengan budaya dan ideologi bangsa kita,” tegasnya.

Menurutnya, bangsa Indonesia akan mengalami asimilasi seiring masuknya budaya dari luar melaluiglobalisasi multi aspek kehidupan, yang ideologinya akan berpengaruh pada generasi muda.

“Namun jika sejak dini ditanamkan pemahaman tentang ideologi kebangsaan kepada masyarakat, sekuat apapun pengaruh itu, kita bisa menangkalnya dengan kuatnya jiwa kebangsaan yang sudah tertanam sejak dini pada warga kita,” kata anggota Komisi VI ini.

Acara sosialisasi empat pilar ini juga berlangsung dua sesi,  yang pertama pemaparan materiempat pilar kehidupan berbangsa oleh narasumber,dilanjutkan sesi diskusi. Pada sesi kedua, para peserta cukup antusias dan terlibat aktif menyampaikan pertanyaan dan tanggapan.

Tak hanya diberikan materi, dalam kegiatan sosialisasi empat pilar bangsa di desa Cibinongini masyarakat juga mendapatkan buku-buku pedoman empat pilar kehidupan berbangsa.

Primus berharap buku-buku tersebut bisa menjadi pedoman masyarakat dalam upaya penanaman wawasan kebangsaan di kehidupan sehari-hari, dan tidak hanya berhenti pada kegiatan sosialisasi.

“Saya harap, buku-buku ini bisa bermanfaat bagi penanaman wawasan kebangsaan warga Desa Cibinong,” pungkas Primus mengakhiri sambutannya.

Kehadiran Primus di tengah-tengah  warga Desa Cibinong ini disambut baik tokoh masyarakat setempat.

“Kami berterima kasih kepada Pak Primus, karena kegiatan seperti ini jarang sekali diselenggarakan di desa kami, kalau dulu ada penataran P4, namun sejak dihapus pasca orde baru, pendidikan wawasan kebangsaan  sangat jarang terjadi disosialisasikan kepada masyarakat,” tutur Sairan, Ketua RW 09 Desa Cibinong.

Sairan menambahkan, dengan adanya kegiatan sosialisasi empat pilar bangsa ini, para warga bisa dibekali wawasan yang cukup tentang bangsa dan negaranya. Dia berharap, kegiatan semacam ini bisa terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Share This Post

Post Comment